Mitigasi Iklim

Detail Aksi

Panduan dan referensi metodologi aksi mitigasi.

Kembali ke daftar
NDCFOLU-3

Pembangunan Hutan Tanaman (HTI)

Gas GRK

CO₂

Tipe hasil

Serapan karbon

Sektor

Kehutanan dan Lahan

Sub sektor

Sub Sektor Kehutanan

Rumus / formula

Pers. 15 — Total Serapan Tambahan HTI

SHTI = SM-HTI – SB-HTI

Pers. 13 — Serapan Baseline

SB-HTI = ([AB-2010 × RB-2010] + [ABt × RBt] – [dAB × CB]) × CFH × 44/12

Pers. 14 — Serapan Mitigasi

SM-HTI = ([AM-2010 × RM-2010] + [AMt × RMt] – [dAM × CB]) × CFH × 44/12

Angka negatif = serapan karbon dari atmosfer. Makin negatif makin baik.

Parameter & faktor emisi

SimbolKeteranganNilai / Satuan
AB-2010 / AM-2010Luas kumulatif hutan tanaman BAU/mitigasi s.d. 2010ha
ABt / AMtLuas hutan tanaman BAU/mitigasi yang dibangun 2011–tahun pelaporanha
RB-2010Riap hutan terbangun s.d. 20106,0 tC/ha/tahun
RBt / RMtRiap hutan yang dibangun 2011–tahun pelaporan6,56 tC/ha/tahun
dABPenambahan luas tanam BAU per tahun400 ha/tahun
dAMPenambahan luas tanam mitigasi per tahun600 ha/tahun
CBCadangan karbon lahan sebelum ditanam21 tC/ha
CFHFaktor koreksi pemanenan0,5 (dengan rotasi 6 tahun) / 1 (tanpa rotasi)
44/12Konversi C → CO₂—

Baseline nasional: laju penanaman historis 150 rb ha/tahun, produktivitas 120 m³/ha, rotasi 6 tahun. Hutan yang dibangun s.d. 2010 diasumsikan sudah stabil (in perpetuity).

Langkah perhitungan

  1. Identifikasi luas hutan terbangun s.d. 2010 (AB-2010/AM-2010) dan luas baru 2011–tahun pelaporan (ABt/AMt)
  2. Tentukan luas kumulatif BAU: AB-2010 dan ABt dari Dashboard AFOLU atau statistik historis
  3. Tentukan luas kumulatif mitigasi aktual: AM-2010 dan AMt dari data lapangan
  4. Pilih nilai CFH: 0,5 jika ada pemanenan (rotasi), 1 jika tanpa pemanenan
  5. Hitung serapan baseline: SB-HTI menggunakan Pers. 13
  6. Hitung serapan mitigasi: SM-HTI menggunakan Pers. 14
  7. Hitung total serapan tambahan: SHTI = SM-HTI – SB-HTI

Contoh perhitungan

Perusahaan A, Lokasi C (Tahun pelaporan 2022)

ParameterNilai
AB-2010 = AM-2010 (terbangun s.d. 2010)5.000 ha
ABt — BAU (500 ha/th × 12 th)6.000 ha
AMt — mitigasi (14.000 – 5.000)9.000 ha
dAB / dAM400 / 600 ha/tahun
CB21 tC/ha
CFH0,5 (dengan rotasi)
SB-HTI = ([5.000×6,0] + [6.000×6,56] – [400×21]) × 0,5 × 44/12
       = (30.000 + 39.360 – 8.400) × 0,5 × 3,667
       = –111.760 tCO₂

SM-HTI = ([5.000×6,0] + [9.000×6,56] – [600×21]) × 0,5 × 44/12
       = (30.000 + 59.040 – 12.600) × 0,5 × 3,667
       = –140.140 tCO₂

SHTI   = –140.140 – (–111.760) = –28.380 tCO₂
(negatif = serapan karbon dari atmosfer)

Referensi metodologi

  • IPCC Guidelines 2006 & Revisi 2019
  • Dashboard AFOLU KLH/BPLH
  • Pedoman Penghitungan Pengurangan Emisi GRK NDC Sektor Kehutanan 2025, Persamaan 12–15