Mitigasi Iklim

Detail Aksi

Panduan dan referensi metodologi aksi mitigasi.

Kembali ke daftar
NDCI2

Revitalisasi dan Peningkatan Efisiensi Pabrik Ammonia

Gas GRK

CO₂

Tipe hasil

Kurangi emisi

Sektor

IPPU

Sub sektor

Sub Sektor Industri Ammonia

Rumus / formula

Pengurangan Emisi — Industri Ammonia (IPCC 2006)

Emisi Baseline

Eb = ((Pa × FEam × 44/12) − (Pu × FEu)) / 1000

Emisi Aktual

Ea = ((Pa × FEam × 44/12) − (Pu × FEu)) / 1000

Pengurangan Emisi

PE = Eb − Ea

Faktor Emisi Ammonia

FEam = A × B × C

dimana: A = kebutuhan bahan bakar (GJ/ton NH₃); B = kandungan karbon bahan bakar (kg C/GJ); C = faktor oksidasi karbon (= 1)

Parameter & faktor emisi

SimbolKeteranganSatuan
EbEmisi baselineton CO₂e
EaEmisi aktual setelah mitigasiton CO₂e
PEPengurangan emisiton CO₂e
PaProduksi ammonia di tahun perhitunganton
FEamFaktor emisi ammonia (ton CO₂/ton NH₃)ton CO₂/ton NH₃
PuProduksi urea di tahun perhitunganton
FEuKonsumsi CO₂ untuk produksi ureakg CO₂/ton urea
AKebutuhan bahan bakar per ton produk ammoniaGJ/ton NH₃
BKandungan karbon gas alamkg C/GJ

Baseline: A = 45,12 GJ/ton NH₃; B = 15,3 kg C/GJ; FEu = 785 kg CO₂/ton urea. Target CM1: A turun menjadi 40 GJ/ton NH₃ di tahun 2030. Target CM2: A turun menjadi 35 GJ/ton NH₃ di tahun 2030.

Langkah perhitungan

  1. Kumpulkan data produksi ammonia (Pa) dan produksi urea (Pu) di tahun perhitungan
  2. Tentukan intensitas konsumsi gas alam (A) per ton produk ammonia di tahun baseline (45,12 GJ/ton NH₃)
  3. Hitung faktor emisi ammonia baseline: FEam = A × B × C
  4. Hitung emisi baseline: Eb = ((Pa × FEam × 44/12) − (Pu × FEu)) / 1000
  5. Laksanakan aksi mitigasi: pembangunan pabrik baru yang lebih efisien dan/atau pemanfaatan CO₂ sebagai feedstock produksi Na₂CO₃
  6. Catat intensitas konsumsi gas alam aktual setelah mitigasi
  7. Hitung faktor emisi aktual dan emisi aktual menggunakan formula yang sama
  8. Hitung pengurangan emisi: PE = Eb − Ea
  9. Laporkan capaian ke SRN KLH/BPLH dan SIGN-SMART

Contoh perhitungan

Contoh Penghitungan — Industri Ammonia Tahun 2030

Emisi Baseline (A = 45,12 GJ/ton NH₃):

Pa = 7.940.000 ton NH₃; Pu = 8.900.000 ton urea
FEam_baseline = 45,12 × 15,3 × 1 × 44/12 = 2,53 ton CO₂/ton NH₃
Eb = ((7.940.000 × 2,53 × 44/12) − (8.900.000 × 785)) / 1000
Eb = 13.111.482 ton CO₂e

Emisi Aktual Mitigasi CM1 (A = 40 GJ/ton NH₃):

FEam_cm1 = 40 × 15,3 × 1 × 44/12 ≈ 2,24 ton CO₂/ton NH₃
Ea = ((7.940.000 × 2,24 × 44/12) − (8.900.000 × 811)) / 1000
Ea = 9.161.482 ton CO₂e

Pengurangan Emisi CM1 tahun 2030:

PE = 13.111.482 − 9.161.482 = 3.950.000 ton CO₂e ≈ 3,95 juta ton CO₂e

Target ENDC CM1: 3,95 juta ton CO₂e; CM2: 4,65 juta ton CO₂e melalui peningkatan teknologi lebih lanjut hingga 35 GJ/ton NH₃.

Referensi metodologi

  • IPCC Guidelines 2006 dan Revisi 2019 — Volume 3, Bab 3: Industri Kimia
  • Pedoman Penghitungan Pengurangan Emisi GRK NDC Sektor IPPU 2025 (KLH/BPLH)
  • Peraturan Menteri Perindustrian No. 148/M-IND/Kep/3/2016 tentang Standar Industri Hijau untuk Pupuk Buatan Tunggal Hara Makro Primer
  • Peraturan Menteri Perindustrian No. 27/2018 tentang Standar Industri Hijau untuk Pupuk Urea, SP-36, Amonium Sulfat
  • Peraturan Menteri LHK No. 12 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan NDC
  • Enhanced NDC Indonesia 2022 — Target Sektor IPPU
  • SIGN-SMART KLH/BPLH — Sistem Inventarisasi GRK Nasional