Mitigasi Iklim

Detail Aksi

Panduan dan referensi metodologi aksi mitigasi.

Kembali ke daftar
NDCFOLU-6a

Restorasi Gambut

Gas GRK

CO₂

Tipe hasil

Kurangi emisi

Sektor

Kehutanan dan Lahan

Sub sektor

Sub Sektor Pengelolaan Gambut

Rumus / formula

Pers. 27 — Pengurangan Emisi Semak Belukar

EDG-SB = ALU-SB × FELU*-SB × 44/12

Pers. 28 — Pengurangan Emisi Pertanian Campur Semak

EDG-PC = ALU-PC × FELU*-PC × 44/12

Pers. 25 — Faktor Emisi Tersesuaikan Semak Belukar

FELU*-SB = (1 – [ALU-SB – ARR-SB] / ALU-SB) × FELU-SB

Pers. 26 — Faktor Emisi Tersesuaikan Pertanian Campur Semak

FELU*-PC = (1 – [ALU-PC – ARR-PC] / ALU-PC) × FELU-PC

Total Pengurangan Emisi

Total Reduksi = EDG-SB + EDG-PC

Parameter & faktor emisi

SimbolKeteranganNilai / Satuan
ALU-SBTotal luas semak belukar gambut yang perlu direstorasiha
ALU-PCTotal luas pertanian campur semak gambut yang perlu direstorasiha
ARR-SBLuas semak belukar yang sudah direstorasiha
ARR-PCLuas pertanian campur semak yang sudah direstorasiha
ANR-SBLuas belum direstorasi = ALU-SB – ARR-SBha
ANR-PCLuas belum direstorasi = ALU-PC – ARR-PCha
FELU-SBFaktor emisi dekomposisi semak belukar gambut5,18 tC/ha/tahun
FELU-PCFaktor emisi dekomposisi pertanian campur semak gambut13,91 tC/ha/tahun
FELU*-SB/PCFaktor emisi tersesuaikan (memperhitungkan proporsi yang sudah vs belum direstorasi)tC/ha/tahun
44/12Konversi C → CO₂—

Baseline = 0 karena belum ada kegiatan restorasi sebelumnya, sehingga semua pengurangan emisi dihitung sebagai capaian penuh. Lahan yang sudah direstorasi diasumsikan emisi dekomposisinya = 0. Restorasi dilakukan melalui pembasahan kembali (rewetting) dan revegetasi.

Langkah perhitungan

  1. Identifikasi total luas semak belukar (ALU-SB) dan pertanian campur semak (ALU-PC) gambut yang perlu direstorasi
  2. Catat luas yang sudah direstorasi: ARR-SB dan ARR-PC dari data lapangan BRGM atau pemda
  3. Hitung luas yang belum direstorasi: ANR-SB = ALU-SB – ARR-SB dan ANR-PC = ALU-PC – ARR-PC
  4. Hitung faktor emisi tersesuaikan semak belukar: FELU*-SB = (1 – ANR-SB/ALU-SB) × 5,18
  5. Hitung faktor emisi tersesuaikan pertanian campur semak: FELU*-PC = (1 – ANR-PC/ALU-PC) × 13,91
  6. Hitung pengurangan emisi semak belukar: EDG-SB = ALU-SB × FELU*-SB × 44/12
  7. Hitung pengurangan emisi pertanian campur semak: EDG-PC = ALU-PC × FELU*-PC × 44/12
  8. Hitung total reduksi: EDG-SB + EDG-PC

Contoh perhitungan

Pemerintah Daerah, Restorasi 2020–2024

ParameterNilai
ALU-SB (total semak belukar)400 ha
ARR-SB (sudah direstorasi)250 ha
ANR-SB (belum direstorasi)150 ha
FELU-SB5,18 tC/ha/tahun
FELU*-SB = (1 – 150/400) × 5,18
         = 0,625 × 5,18
         = 3,2375 tC/ha/tahun

EDG-SB   = 400 × 3,2375 × 44/12
         = 400 × 3,2375 × 3,667
         = 4.748,33 tCO₂

Jika seluruh 400 ha berhasil direstorasi (ARR-SB = ALU-SB), maka EDG-SB maksimal = 400 × 5,18 × 44/12 = 7.597 tCO₂. Masih ada potensi tambahan 2.849 tCO₂ dari 150 ha yang belum direstorasi.

Referensi metodologi

  • IPCC Guidelines 2006 & Revisi 2019
  • Novita et al. (2021) — Faktor emisi gambut Indonesia
  • BRGM (Badan Restorasi Gambut dan Mangrove)
  • Pedoman Penghitungan Pengurangan Emisi GRK NDC Sektor Kehutanan 2025, Persamaan 24–28